Man City Ikut Memburu Cody Gakpo, Tottenham Wajib Cepat

Manchester City ikut masuk dalam perburuan Cody Gakpo dan itu langsung mengubah peta negosiasi Tottenham Hotspur. Menurut laporan yang dikutip dari detik.com, Tottenham yang sebelumnya lebih dulu mengincar penyerang Liverpool itu kini menghadapi pesaing baru dengan daya tarik besar.
Tottenham sudah lebih dulu bergerak
Tottenham memang disebut menjadikan Gakpo sebagai target utama pada bursa transfer musim panas ini. Arah pembicaraan awal juga sudah berjalan, setidaknya sampai pada kesepakatan verbal terkait durasi kontrak dan besaran gaji. Dari sisi pemain, Gakpo dikabarkan bersedia pindah ke London Utara jika Tottenham berhasil mencapai kesepakatan dengan Liverpool.
Namun, proses itu belum berkembang ke tahap yang lebih jauh. Situasi ini membuat Tottenham berada dalam posisi yang harus menentukan langkah berikutnya tanpa membuang waktu, karena semakin lama negosiasi dibiarkan terbuka, semakin besar peluang klub lain ikut masuk.
Baca juga: Real Madrid dan Man City Menang di Liga Champions 2026/2027
City menambah tekanan di meja negosiasi
Manchester City menjadi klub yang menambah tekanan tersebut. Dikutip dari The Athletic, City sudah menghubungi agen Gakpo untuk membahas kemungkinan kepindahan pemain berusia 27 tahun itu. Langkah awal ini menunjukkan bahwa minat City bukan sekadar rumor singkat, melainkan bagian dari pencarian penyerang baru yang memang sedang mereka lakukan.
Dalam konteks bursa transfer, masuknya City berarti Tottenham tidak lagi bergerak sendirian. Mereka harus bersaing dalam situasi yang biasanya menuntut keputusan lebih cepat, terutama ketika klub lain memiliki kebutuhan yang sama dan peluang untuk menawarkan proyek yang berbeda kepada pemain.
Pendekatan Liverpool masih jadi kunci
Di sisi Liverpool, sikap klub juga belum mengarah pada kemudahan. Liverpool disebut baru mau melepas Gakpo dengan nilai minimal 80 juta paun. Angka itu memperlihatkan bahwa posisi klub pemilik kontrak masih cukup kuat, apalagi Gakpo baru saja meneken perpanjangan kontrak sampai 2028 dan statusnya masih pemain utama dalam skuad.
Fakta itulah yang membuat negosiasi berjalan buntu sejauh ini. Tottenham sudah punya minat, City mulai mendekat, tetapi Liverpool belum menunjukkan tanda-tanda akan membuka pintu tanpa syarat yang jelas. Dalam kondisi seperti ini, setiap klub harus menunggu sambil menimbang apakah layak mengejar harga yang diminta.
Baca juga: Hasil Liga Champions: Real Madrid dan Man City Menang
Jalalive dan dinamika satu nama besar
Bagi pembaca Jalalive, kabar ini menarik bukan karena hasil pertandingan, melainkan karena memperlihatkan bagaimana satu nama bisa mengubah arah pembahasan pasar transfer dalam waktu singkat. Gakpo kini bukan hanya target Tottenham, tetapi juga bagian dari perhitungan City yang sedang mencari tambahan di lini depan.
Dengan demikian, fokus cerita ini belum bergeser ke keputusan akhir, melainkan pada persaingan yang sudah terbentuk. Tottenham punya start lebih awal, City datang dengan pendekatan baru, sementara Liverpool tetap memegang kendali lewat nilai yang mereka patok. Dari sini, ritme negosiasi akan sangat ditentukan oleh siapa yang paling cepat mengambil langkah lanjutan.
